
Batita gizi buruk di Tuban/File
Tuban - Batita penderita gizi buruk asal Dusun Karangrejo Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Andika Amirul Fuad usia 1,5 tahun, mendapat perhatian sejumlah kalangan sejak diberitakan.
Bahkan beberapa diantaranya datang menjenguk keluarga Andika sambil membawa bantuan berupa susu dan makanan.
Kepala Desa Karanglo Sunandar, mengungkapkan beberapa kalangan yang telah datang diantaranya dari Polsek Kerek, Puskesmas Kerek dan sejumlah individu yang merasa prihatin dengan kondisi Andika.
'Ya, setelah muncul pemberitaan dibeberapa media, donatur untuk Andika mulai berdatangan mas sejak kemarin hingga hari ini ada saja yang ke sini,' kata Kades Karanglo, Sunandar,' kepada .
Sunanda mengaku sangat berterima kasih terhadap pihak-pihak yang memberi bantuan dan perhatian kepada warganya yang sedang kesusahan. Sunandar mewakili keluarga Andika berharap ada dermawan yang mau membantu pengobatan ke RSUD Dokter Soetomo Surabaya.
'Kami berharap anak ini bisa sembuh dan bisa beraktivitas normal layaknya anak-anak seusianya,' harapnya.
Diberitakan sebelumnya seorang Batita bernama Andika Amirul Fuad, asal Dusun Karangrejo, Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, mengalami gizi buruk. Diusianya yang sudah 1,5 tahun, anak kedua Sulasih (21) itu hanya memiliki berat badan 7,6 kg. Next
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di 'Reportase Sore' pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV
(fat/fat)
No comments:
Post a Comment