Tuesday, October 22, 2013

Ribuan jamaah di Tuban larut dalam lantunan shalawat Habib Syech


LENSAINDONESIA.COM: Ribuan Syecher sebutan untuk para pecinta Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Selasa (22/10/2013) malam berjubel di Lapangan Perumahan Dinas PT Semen Indonesia, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.


Para sycher yang juga datang dari kabupaten sekitar Tuban ini tersihir ketika Habib asal Solo, putra Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mulai bershalawat dengan melantunkan syiir Jawa. Diringi dengan musik hadrah Ahbaabul Musthofa Kudus binaanya.


Baca juga: Menikmati akhir pekan di Tuban bersama sirkus keliling dan Polres Tuban gagalkan pengiriman arak ke Surabaya


Para Syecher pecinta shalawat ini larut dalam suasana sehingga turut bershalawat bersama dengan suara menggema. Bahkan banyak di antara yang muda menikmatinya dengan berjoget. Lebih lengkap dengan pertunjukan 2 penari sema (tari sumi) yang mengiringi setiap shalawat yang dilantunkan Habib Syech.


Usai mengawali acara senandung shalawat dalam rangka HUT PT Semen Indonesia ke-56 selama 1 jam, Habib Seych juga menyampaikan tausiyahnya. Di antaranya menjelaskan kewajiban umat Islam harus meningkatkan cinta kepada Rasulullah SAW dan mengamalkannya dalam keseharian.


Selain itu juga mengungkapkan pentingnya saling menghargai antar sesama. Serta karakter pemimpin yang harus dapat menjadi teladan. Dicontohkan, tukang sapu pada sebuah perusahaan sama penting dengan para pemimpinnya.


'Kalau ada satu tukang sapu yang tidak beres, disepelekan, perusahaan itu akan hancur. Jangan menganggap pekerjaan itu pekerjaan orang lain. Satu sama lain saling mengingatkan karena Allah SWT,' tuturnya.@muhaimin


No comments:

Post a Comment